Minggu ini, perusahaan PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) mengungkapkan keterbukaan informasi sebesar Rp 6 triliun. Informasi ini mencakup berbagai aspek bisnis dan operasional dari perusahaan yang telah dihimpun dalam daftar rekomendasi saham oleh PT Kiwoom Sekuritas Indonesia untuk semester kedua tahun 2026. Meski demikian, sentimen pasar terus dipengaruhi aksi jual bersih investor asing di pasar saham Indonesia sepanjang tahun berjalan yang mencapai Rp89,07 triliun. Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai momentum bullish masih kuat setelah IHSG berhasil rebound dan membentuk beberapa pola upward bar dari fase wave (b). Indikator seperti Stochastics K_D juga menunjukkan sinyal positif, didukung oleh kenaikan volume serta potensi pola golden cross. Peluang penguatan IHSG terbuka, meskipun masih dibatasi oleh tekanan jual investor asing dan potensi aksi ambil untung lainnya. Namun, sentimen domestik yang positif, seperti peningkatan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 5 persen serta inflasi terkendali, juga dinilai menjadi penopang iklim investasi. Selain itu, debut emiten JECX dan JELI pada hari pertama perdagangan menunjukkan minat investor domestik terhadap saham baru masih tinggi, membantu meningkatkan likuiditas pasar.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group), PT Kiwoom Sekuritas Indonesia
*Tanggal Source Berita: Rabu, 08 Juli 2026 08:31:00 WIB*