Ratusan Ribuan Investor Antre IPO Saham EMI dan BACH di BEI

Ketika awal perdagangan pada Rabu (8/7) berlangsung, dua emiten baru PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) dan PT Bach Multi Global Tbk (BACH) telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Keduanya menawarkan lebih dari 500 juta saham masing-masing, menjadi penghimpunan dana sekitar Rp245 miliar dan Rp271 miliar.

EMMI, yang telah beroperasi selama lebih dari dua dekade dalam bidang perdagangan alat kesehatan, menawarkan 522.857 juta saham baru atau 30% dari modal ditempatkan. Ini dihimpun dengan harga Rp470 per saham dan berpotensi mencapai ARA (Auto Rejection) di level Rp585. Dengan penawaran ini, EMI menarik lebih dari 519 ribu investor yang antre memesan sahamnya.

BACH, bergerak dalam bidang infrastruktur digital, menghasilkan hampir 615 juta saham baru atau sekitar 15% modal ditempatkan dengan harga Rp442 per saham. Menurut data dari Stockbit, BACH juga menarik lebih dari 663 ribu investor untuk memesan sahamnya pada awal penawaran yang ditutup hari itu.

Baca Juga: Investor Bersemangat di IPO Saham Raffi Ahmad Selasa (7/7) – Penasihat Investasi dan Risikonya

Pada 2025, EMI mencatatkan peningkatan penjualan bersih 18,11% menjadi Rp454 miliar. Laba bersih perusahaan juga meningkat sebesar 188,23% menjadi Rp32 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja keuangan yang positif menjadikan EMI sebagai emiten baru yang menjanjikan.

Namun, bagi investor yang lebih memilih BACH, prospek infrastruktur digital dan potensi pertumbuhan di masa depan akan menjadi faktor utama dalam pemilihan investasi mereka. Dengan harga penawaran Rp442 per saham, BACH berpotensi mencapai ARA (Auto Rejection) pada level Rp552.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** EMMI, BACH
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Rabu, 08 Juli 2026 07:59:53 WIB*