Pada Rabu, 8 Juli 2026, sekitar tujuh perusahaan saham di Bursa Efek Indonesia akan memasuki jadwal cum divident. Beberapa emiten yang terlibat meliputi PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL), Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), dan Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL). Cum date atau tanggal dividen umumnya merupakan hari terakhir bagi investor untuk membeli saham agar berhak menerima pembagian dividen. Dengan demikian, investor harus melakukan transaksi paling lambat pada tanggal cum divident.
Dalam konteks ini, MTEL (Dayamitra Telekomunikasi) menawarkan pembagian dividen tunai sebesar Rp2,08 triliun atau Rp25,64 per saham dari laba tahun buku 2025. Pembagian tersebut setara dengan 98% laba bersih MTEL pada 2025.
Sementara itu, WIFI (Solusi Sinergi Digital) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp10,6 miliar atau setara Rp2 per saham. Manajemen WIFI mengalokasikan sejumlah laba bersih tahun buku 2025 untuk pembagian dividen ini sebagai bentuk apresiasi terhadap dukungan pemegang saham dan pertumbuhan usaha yang telah dijalani selama satu tahun.
Kedua perusahaan tersebut merupakan salah satu dari tujuh emiten yang memasuki jadwal cum date divident pada 8 Juli 2026. Namun, masih ada beberapa perusahaan lain yang juga menjalani proses ini termasuk PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA), PT Multi Indocitra Tbk (MICE), dan PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) yang akan berbagi dividen pada jadwal yang sama. Dua perusahaan terakhir, Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel, juga telah memutuskan untuk membayar dividen tunai sebesar Rp2,68 triliun per saham.
Penting untuk diperhatikan bahwa tanggal ex date atau hari pertama ketika investor yang sudah membeli saham berhak atas pembagian divident tersebut. Investor harus mengetahui jadwal cum date dan ex date dengan tepat agar tidak kehilangan hak mereka atas pembagian dividen.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** MTEL, WIFI, PBSA, ESIP, TRST, INDF
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Rabu, 08 Juli 2026 07:21:26 WIB*