IHSG Menguat 1,19 Persen, Saham Perbankan dan IPO JECX Jadi

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
JAKARTA – TERKININEWS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Selasa (7/7/2026) di zona hijau setelah menguat 70,4 poin atau 1,19 persen ke level 5.986. Momentum positif yang telah terbentuk sejak awal sesi perdagangan berhasil dipertahankan hingga penutupan, didorong oleh penguatan saham-saham perbankan berkapitalisasi besar.
Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menjadi salah satu penopang utama dengan kenaikan 5,79 persen ke level Rp3.470. Penguatan juga diikuti oleh PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang naik 2,9 persen, serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang menguat 2,5 persen, sehingga memberikan kontribusi signifikan terhadap laju IHSG pada sesi kedua perdagangan.
Secara keseluruhan, aktivitas perdagangan menunjukkan sentimen yang cukup positif. Sebanyak 430 saham ditutup menguat, 212 saham melemah, sementara sisanya bergerak stagnan. Sementara itu, indeks LQ45 juga mencatat kenaikan 10,4 poin atau 1,79 persen ke level 595.
Dari sisi sektoral, sektor properti menjadi pemimpin penguatan dengan kenaikan 3,23 persen, disusul sektor konsumer siklikal sebesar 1,70 persen, keuangan 1,58 persen, kesehatan 1,32 persen, serta bahan baku 1,19 persen. Di sisi lain, sektor teknologi menjadi satu-satunya sektor yang ditutup di zona merah dengan koreksi 0,54 persen.
Nilai tukar Dolar Amerika Serikat terhadap Rupiah (USD/IDR) turut mengalami kenaikan tipis sekitar 10,2 poin atau 0,06 persen, berada di kisaran Rp17.981 per dolar AS.
Sorotan perdagangan hari ini juga datang dari saham PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) yang resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia melalui mekanisme Initial Public Offering (IPO). Saham JECX langsung melonjak 24,80 persen ke level Rp1.560 dari harga penawaran Rp1.250 per saham. Melalui IPO tersebut, perseroan berhasil menghimpun dana sekitar Rp609,98 miliar, dengan kapitalisasi pasar awal mencapai sekitar Rp4,07 triliun.
Pada saham BBNI, penguatan turut didukung oleh rampungnya program buyback perusahaan. Perseroan telah membeli kembali 77,86 juta saham yang selanjutnya akan dialihkan melalui program Employee Stock Ownership Program (ESOP) sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, saham PT Intiland Development Tbk (DILD) melonjak 8,10 persen ke level Rp120 setelah investor asal Hong Kong, Hope Diamond Management Ltd, resmi menjadi pemegang saham baru dengan kepemilikan sekitar 13,55 persen atau setara 1,40 miliar saham.
Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) juga di… [content truncated]

*Tanggal Source Berita: Selasa, 07 Juli 2026 18:32:00 WIB*