Usai IPO, JECX Targetkan Laba Bersih Tumbuh 10 Persen pada 2026

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
Jakarta – PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) atau JEC optimistis kinerja keuangannya tetap bertumbuh setelah resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan menargetkan laba bersih (bottom line) meningkat sekitar 10 persen pada 2026.

Direktur Keuangan JEC Group, Budi Djatmiko, BBA, mengatakan target tersebut akan mendorong laba bersih perseroan mencapai sekitar Rp320 miliar hingga akhir 2026. Sementara itu, pendapatan (top line) diproyeksikan menembus Rp1 triliun.

“10 persen plus minus tergantung daripada kita bagaimana memonitor dan juga mengkontrol cost-cost kita itu sendiri. Jadi kalau di bidang kesehatan itu sendiri kita harus aktif untuk terus melakukan fine tuning (penyempurnaan) segala macam dan mengacu pada keadaan ekonomi,” ucap Budi kepada media di Jakarta, 7 Juli 2026.

Budi menjelaskan, ketidakpastian ekonomi menjadi salah satu tantangan bagi industri layanan kesehatan. Dalam kondisi tersebut, perseroan tidak selalu memiliki ruang untuk menaikkan tarif layanan sehingga perlu melakukan berbagai penyesuaian agar permintaan pasar tetap terjaga.

“Karena kan kita mempunyai target dari sisi jumlah pasiennya per tahun, dari admission itu sendiri ada kemungkinan pasien itu misalnya menahan sedikit gitu ya, baru nanti tahun depan baru direalisasikan. Tapi semua pemeriksaannya itu dikejar di tahun ini. Nah kadang-kadang terjadi naik turunnya itu di sana,” imbuhnya.

Menurut Budi, penyesuaian tersebut juga mencakup upaya mengelola beban operasional yang terus meningkat, terutama biaya-biaya yang berada di luar kendali perseroan.

Sebagai informasi, JECX membukukan pendapatan sebesar Rp888 miliar pada 2024 dan meningkat menjadi Rp927 miliar pada 2025.

Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan tersebut, laba bersih perseroan pada 2025 naik 16 persen menjadi Rp72,5 miliar, dari Rp62 miliar pada tahun sebelumnya. (*)

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

*Tanggal Source Berita: Selasa, 07 Juli 2026 16:55:27 WIB*