DSI Ekspor Satu Pintu Potensial Berdampak Negatif Terhadap Emiten Pertambangan

Dalam berita terkini, DSI atau PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) meluncurkan kebijakan ekspor satu pintu. Keputusan ini memberikan tekanan pada sejumlah emiten yang memiliki ketergantungan tinggi pada pasar ekspor, khususnya di sektor pertambangan. Data dari Samuel Sekuritas menunjukkan bahwa sejumlah perusahaan pertambangan dan perkebunan dapat terdampak negatif dengan kebijakan ini.

Salah satu emiten yang mungkin menghadapi tekanan adalah PT BUMI Resources Tbk (BUMI), yang telah melorot hingga 12,57% pada perdagangan Rabu. Dikutip dari data RTI, lebih dari 4,43 miliar saham emiten Grup Bakrie dan Salim tersebut diperdagangkan dengan frekuensi mencapai 80.890 kali, menunjukkan aktivitas pasar yang kuat.

Dalam analisisnya, Samuel Sekuritas menyatakan bahwa kebijakan ekspor satu pintu DSI memberikan dampak berbeda terhadap sejumlah emiten pertambangan dan perkebunan. Salah satu saham unggulan yang mungkin mengalami tekanan adalah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Samuel Sekuritas menilai bahwa kebijakan ini dapat memberikan tekanan pada beberapa emiten, terutama di sektor batu bara, hulu kelapa sawit (CPO upstream), dan logam.

Para analis menyatakan bahwa arah kebijakan pemerintah saat ini lebih mendukung industri pertambangan dan perkebunan. Namun, penurunan harga saham BUMI menunjukkan dampak langsung dari kebijakan ekspor satu pintu tersebut.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** BUMI

*Tanggal Source Berita: Selasa, 07 Juli 2026 15:44:07 WIB*