Indeks Saham Gabungan (IHSG) Melonjak 2,28 Persen di Masa Aksi Korporasi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai level 5.875,78 pada penutupan perdagangan Jumat (3 Juli), melemah sekitar 2,28 persen dari pekan lalu. Penguatan ini dipicu oleh kenaikan saham BBCA, AMMN, dan DCII, yang memimpin reli di berbagai sektor industri. Pasar domestik juga menunjukkan sentimen positif dengan peningkatan indeks MSCI Indonesia 2,82 persen.

Dari sisi emiten, Aktivitas Korporasi (Aksi Korporasi) menghasilkan kenaikan dana besar-besaran. PT Anabatic Technologies Tbk. (ATIC), misalnya, berencana menambah modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD III). Aktivitas ini diharapkan bisa mengumpulkan sekitar Rp289,42 miliar untuk membayar Obligasi Konversi Anabatic Tahun 2018 kepada TIS Inc.

Sementara itu, PT Singaraja Putra Tbk. (SINI) juga memulai proses PMHMETD I dengan menghasilkan dana sekitar Rp3,61 triliun untuk membeli saham Kemilau Mulia Sakti dari PTRO. Perencanaan HMETD ini dijadwalkan berlangsung pada 14-20 Juli 2026.

Aksi Korporasi lainnya datang dari PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL), yang memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp42,64 per saham dengan total dana sekitar Rp2,69 triliun. Keputusan ini didukung oleh laba bersih perseroan yang naik 40,32 persen menjadi Rp8,95 triliun.

Di sisi Chandra Asri Group, keterbukaan informasi perusahaan ditingkatkan sebesar Rp6 triliun. PMHMETD III ini mengakui berbagai aspek bisnis dan operasional dari Chandra Asri Group yang telah terlibat dalam pengolahan minyak bumi.

Peningkatan IHSG terjadi di tengah pelemahan pasar global, dengan aktivitas investor asing mencatatkan penjualan bersih senilai Rp16,58 miliar dan pembelian bersih sebesar Rp6,04 miliar. Selain itu, kinerja saham PBV juga naik hampir 20 persen pada hari itu.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** ATIC, SINI, NCKL
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Senin, 06 Juli 2026 08:30:28 WIB*