Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
PT Niramas Utama Tbk (JELI), produsen makanan dan minuman yang dikenal melalui merek INACO, mencatatkan antusiasme investor yang sangat tinggi pada masa Penawaran Umum Perdana Saham. Berdasarkan hasil penawaran umum, saham JELI mengalami oversubscribe sebesar 273,37 kali pada porsi pooling dengan partisipasi mencapai 606.892 SID
JELI menawarkan sebanyak 266 juta saham baru kepada publik dengan harga penawaran Rp900 per saham. Melalui penawaran umum perdana saham ini, Perseroan berpotensi menghimpun dana sekitar Rp239,4 miliar yang akan digunakan untuk mendukung ekspansi usaha, peningkatan kapasitas produksi, penguatan distribusi, serta kebutuhan modal kerja Perseroan
CEO PT Sucor Sekuritas, Bernardus Wijaya, menyampaikan apresiasi atas tingginya kepercayaan investor terhadap IPO JELI.
“Sebagai underwriter tunggal IPO PT Niramas Utama Tbk (JELI), kami di Sucor Sekuritas merasa bangga dan bersyukur atas antusiasme yang luar biasa dari para investor,” kata dia dalam keterangannya dikutip Minggu (5/7/2026).
Pencapaian ini menjadi sangat istimewa karena merupakan IPO kedua di Indonesia pada tahun 2026 yang berlangsung di tengah kondisi pasar yang masih penuh ketidakpastian.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa di tengah volatilitas pasar, kepercayaan investor terhadap emiten dengan fundamental yang baik dan prospek usaha yang menjanjikan tetap sangat kuat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh investor atas kepercayaannya serta kepada manajemen JELI atas kolaborasi yang solid. Semoga pencapaian ini menjadi awal yang baik bagi JELI sebagai perusahaan terbuka dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan pasar modal Indonesia,” kata dia.
Sementara itu, Direktur PT Niramas Utama Tbk, Adhi S Lukman, menyampaikan bahwa tingginya minat investor merupakan amanah yang harus dijaga melalui kinerja dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan
“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan publik sehingga pesanan oversubscribe yang luar biasa ini dapat tercapai. Kepercayaan tersebut sangat mahal dan tidak ternilai. Untuk itu, kami harus menjaga kepercayaan ini dan akan berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai target-target yang telah ditetapkan serta terus memperkokoh fundamental Perseroan. Dengan demikian, apresiasi yang diberikan investor benar-benar menjadi cerminan dari fundamental Perseroan yang kuat dan prospek usaha yang kami miliki,” jelas dia.
Adhi menambahkan, status sebagai perusahaan terbuka akan menjadi langkah strategis bagi Perseroan untuk menin… [content truncated]
*Tanggal Source Berita: Minggu, 05 Juli 2026 12:30:00 WIB*