PT Allo Bank Indonesia Tbk. (BBHI), salah satu bank digital, telah memutuskan melakukan buyback sebesar Rp 200 miliar selama periode Juli hingga September tahun yang sama. Tujuan dari aksi ini adalah untuk menjaga stabilitas harga saham agar lebih mencerminkan kinerja dan fundamental perusahaan. Meskipun diluncurkan, alokasi buyback belum berhasil meningkatkan harga saham BBHI secara signifikan. Saat penutupan perdagangan Kamis, 2 Juli 2026, saham BBHI berada pada level Rp 930 atau turun sebesar 37,58 persen dalam jangka waktu tahun ke depan (YTD). Program buyback ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mengatasi tekanan harga saham yang masih tinggi. Selain itu, dua bank besar lainnya, Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan Bank Mandiri Tbk (BMRI), juga telah menetapkan program buyback sebesar Rp 5 triliun hingga Rp 1,17 triliun untuk periode yang sama. Namun, belum ada indikasi bahwa aksi ini akan membawa harga saham kedua bank tersebut kembali ke zona positif.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** BBHI
* **Sentimen Negatif:** BBCA, BMRI
*Tanggal Source Berita: Minggu, 05 Juli 2026 06:28:00 WIB*