Dalam periode perdagangan sepekan yang berakhir pada 3 Juli 2026, beberapa saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mengalami penurunan harga. Sebanyak 10 emiten masuk dalam daftar top losers, menunjukkan perilaku koreksi yang tajam setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penurunan sebesar 0,35%.
Salah satu saham dengan pelemahan terdalam adalah PT Geoprima Solusi Tbk. (GPSO), yang mengalami koreksi hingga 29,90%, turun dari Rp408 menjadi Rp286 per sahamnya. Posisi kedua ditempati oleh PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS), dengan pelemahan sebesar 20,38% ke level Rp1.465.
Sementara itu, PT KDB Tifa Finance Tbk. (TIFA) turun hingga 19,55%, menjadi Rp214 per sahamnya. Berikutnya datang PT Super Energy Tbk. (SURE), yang koreksi hingga 18,81%, menjadi Rp2.720. Sementara itu, PT Trimegah Karya Pratama Tbk. (UVCR) melengkapi daftar top losers dengan pelemahan sebesar 18,35%, turun ke level harga Rp129 per saham.
Selain itu, beberapa emiten lain yang mengalami koreksi juga termasuk PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk. (SAME), yang turun hingga 18%, menjadi Rp328; dan PT Tira Austenite Tbk. (TIRA), yang melemah sebesar 15,71%, turun ke level harga Rp590.
Di lain pihak, beberapa emiten juga menunjukkan pergerakan positif dalam pekan tersebut. Misalnya, PT Clipan Finance Indonesia Tbk. (CFIN) mencatat kenaikan sebesar 14,81%, menjadi Rp322; dan PT Multi Medika Internasional Tbk. (MMIX), yang naik hingga 13,48%, menjadi Rp610 per sahamnya.
Penurunan IHSG sepekan terakhir mencapai 0,35% menjadi 5.875,780 dari posisi 5.896,134 pada penutupan pekan sebelumnya. Meskipun demikian, investor asing masih membukukan beli bersih (net buy) sebesar Rp6,08 miliar di perdagangan terakhir pekan ini.
Penurunan IHSG tersebut berdampak pada penurunan kapitalisasi pasar sebesar 0,14% menjadi Rp10.287 triliun dari posisi Rp10.302 triliun pada pekan sebelumnya. Namun, secara akumulatif investor asing masih mencatatkan jual bersih (net sell) sebesar Rp74,42 triliun.
Dalam konteks ini, beberapa emiten yang turut mengalami koreksi terdalam termasuk GPSO, PANS, dan SURE, menunjukkan perubahan signifikan dalam penjualan atau investasi mereka. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca, dan investor asing masih mencatatkan jual bersih pada beberapa emiten tersebut.
Dengan demikian, perdagangan saham di BEI terus mengalami variasi harga yang tajam, memerlukan penilaian berdasarkan analisis dan keputusan investasi yang matang. Keputusan pembaca dalam menerapkan strategi tradingnya juga sangat penting untuk menciptakan profit atau keuntungan di pasar saham.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** GPSO, PANS, TIFA, SURE
*Tanggal Source Berita: Sabtu, 04 Juli 2026 10:16:01 WIB*