CDIA Menambah Armada Kapal dengan Investasi Rp1,60 Triliun

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), anak usaha konglomerat Prajogo Pangestu, telah menyetel rencana investasi sebesar Rp1,60 triliun ke dalam perusahaan afiliasi. Investasi ini melalui penanaman modal pada PT Armada Maritim Persada (PT AMP), yang merupakan bagian dari PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). Transaksi ini dilakukan melalukan pengambilan saham baru, sehingga CDIA akan menguasai 40 persen kepemilikan di AMP. Dana segar tersebut akan digunakan sepenuhnya oleh AMP untuk ekspansi armada kapal dan pengembangan bisnis pelayaran.

Transaksi ini merupakan bagian dari ekosistem infrastruktur yang semakin lengkap CDIA, yang juga mencakup pengelolaan dermaga atau jetty, tangki penyimpanan, hingga distribusi energi. Hingga kuartal I 2026, segmen logistik memang menjadi penyumbang pertumbuhan paling kencang bagi CDIA, dengan kenaikan pendapatan sebesar 48,9 persen secara tahunan (yoy). Investasi ini tidak hanya menambah armada kapal, tetapi juga memperkuat jaringan logistik maritim CDIA di sektor angkutan energi dan komoditas. Dengan portofolio yang semakin lengkap, CDIA semakin terlihat sebagai long-term compounder berbasis infrastruktur, memberikan potensi pertumbuhan yang lebih stabil dibandingkan dengan TPIA yang bersifat high-growth.

CDIA baru saja IPO pada 9 Juli 2025 lalu, berhasil menghimpun dana Rp2,37 triliun. Sisa dari dana IPO kemungkinan besar akan digunakan untuk membiayai transaksi ini. Dengan dukungan pendanaan dari ekosistem grup TPIA, CDIA semakin mampu mengeksekusi rencana bisnisnya.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** CDIA, AMP
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Jumat, 03 Juli 2026 13:56:42 WIB*