Menurut informasi dari S&P Global, indeks Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia mengalami penurunan menjadi 46,9 pada Juni 2026 dari posisi awal Mei sebesar 50.0. Penurunan ini menunjukkan pelemahan aktivitas industri pengolahan di negara tersebut dan dapat memberikan dampak terhadap beberapa sektor bursa saham.
PT Chandra Asri Pacific Tbk, perusahaan yang dikenal dalam industri pengolahan minyak bumi, telah secara publik mengungkapkan keterbukaan informasi sebesar Rp 6 triliun pada Rabu, 24 Juni 2026. Upaya ini mencakup berbagai aspek bisnis dan operasional dari perusahaan yang telah diinformasikan sebagai langkah untuk meningkatkan transparansi.
Sementara itu, PT Chandra Asri Pacific Tbk juga menunjukkan ketahanan fundamentalnya dalam menghadapi kondisi pasar. Emiten ini dapat menjadi pilihan akumulasi bagi investor, terutama pada saat penurunan PMI Manufaktur Indonesia memberikan dampak yang signifikan di bursa saham. Ini menegaskan bahwa emitens dengan dasar keuangan yang kuat memiliki kemampuan untuk menunjukkan ketahanan dan stabilitas dalam suatu kondisi pasar yang sulit.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** TPIA
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Kamis, 02 Juli 2026 19:29:00 WIB*