Prodia Diagnostic Line Siapkan IPO dengan Antusias, Memperkuat Bisnis dalam Jangka Panjang

PT Prodia Diagnostic Line (PRDL) merencanakan penawaran umum perdana saham (IPO) pada tanggal 9 Juli 2026 untuk menghimpun dana sebesar Rp62,748 miliar. Perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan dan pengolahan alat kesehatan untuk diagnosis medis tersebut menawarkan sebanyak 522,9 juta saham baru… IPO PRDL ini merupakan langkah signifikan untuk menghimpun dana sebesar Rp62,748 miliar. Dengan demikian, perusahaan pembuatan dan pengolahan alat kesehatan diagnosis tersebut berpotensi mengantongi dana segar sebesar Rp 62,74 miliar. Dana IPO bakal digunakan PRDL untuk beberapa hal seperti meningkatkan kualitas tata kelola dan memperkuat bisnis di masa depan… Kata Direktur Utama Prodia Diagnostic Line Cristina Sandjaja, dengan harga IPO di Rp 120 per saham, Price to Earning Ratio (PER) PRDL mencapai 8,61 kali. Sementara itu, Price to Book Value (PBV) PRDL berada di level 0,000022 kali… Di mana, pemerintah mengalokasikan anggaran kesehatan sebesar Rp 244 triliun pada tahun 2026 serta menargetkan program skrining kesehatan nasional yang menjangkau sekitar 140 juta penduduk. Dengan jaringan distribusi yang telah mencakup hampir seluruh Indonesia serta dukungan produk ber-TKDN tinggi, kami optimistis dapat memperluas penetrasi pasar sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam penguatan layanan kesehatan nasional… Dengan fundamental bisnis dan prospek industri yang masih terbuka, Cristina optimistis pihaknya dapat memanfaatkan momentum IPO untuk memperkuat bisnis di masa depan.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** PRDL
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Rabu, 01 Juli 2026 20:41:17 WIB*