Mulai Hari Ini Penawaran Umum 3 Saham IPO (JECX-PRDL-JELI), Ini Cara Pesan Saham Baru

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
Reporter: Adi Wikanto, Yuliana Hema | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID – Jakarta. Penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) kembali marak di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Juli 2026. Hari ini, 1 Juli 2026, sebanyak tiga saham yang akan IPO di BEI mulai memasuki tahap penawaran umum. Simak cara pesan saham IPO secara online.

Tiga perusahaan yang mulai membuka penawaran umum IPO di BEI hari ini adalah: PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX)  PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL)  PT Niramas Utama Tbk (JELI)

Baca Juga: IHSG Menguat ke 5.690,6 di Sesi Pertama, Saham Prajogo Pangestu Jadi Top Gainers LQ45

JECX mematok harga IPO saham sebesar Rp 1.250. Adapun masa penawaran umum berlangsung pada Rabu (1/7/2026) sampai Jumat (3/7/2026).

Perusahaan pengelola jaringan JEC Eye Hospitals & Clinics ini menawarkan maksimal sekitar 487,98 juta saham atau setara 10% dari modal ditempatkan dan disetor pasca IPO.

Dalam aksi korporasi, JECX juga menawarkan 162,88 saham divestasi milik DR. Dr. Waldenius Girsang, SpM(K) yang mewakili 2% dari modal ditempatkan disetor pasca penawaran umum saham.

Dengan demikian, dana dari IPO yang berpotensi dikantongi JEXC mencapai Rp 609,97 miliar. Ini terdiri dari Rp 406,65 miliar dari penerbitan saham baru dan Rp 203,32 saham hasil divestasi.

Bersamaan dengan IPO ini, JECX juga mengadakan program alokasi saham karyawan dengan mengalokasikan saham sebesar 2,29% dari jumlah saham yang ditawarkan dalam IPO atau setara dengan 11,16 juta.

Lebih lanjut, sekitar Rp 49 miliar dana dari hasil penjualan saham baru JEXC akan dipakai untuk pembayaran lebih awal sebagian pokok pinjaman kepada PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Kemudian sebesar Rp 100 miliar digunakan untuk pembayaran lebih awal kepada PT Bank HSBC Indonesia atas sebagian pokok pinjaman.

Ketiga, Rp 185 miliar akan disalurkan kepada perusahaan anak. RIcannya, Rp 50 miliar untuk PT Nitra Sanata Bali, Rp 100 miliar disalurkan sebagai pinjaman pada PT Orbita dan Rp 35 miliar akan dijadikan pinjaman kepada PT JEC Candi Sejahtera.

Sisanya akan digunakan untuk modal kerja, yaitu biaya-biaya yang sehubungan dengan kegiatan operasional sehari-hari yang akan digunakan secara bertahap maksimal sampai 31 Desember 2027.

Tonton: OTT KPK di Kuansing Makin Panas! Bupati dan Sekda Menyerahkan Diri, Istri Bupati Ikut Diamankan

Masa penawaran umum IPO saham PRDL mulai Rabu (1/7/2026) sampai dengan Jumat (3/7/2026). PRDL menawarkan maksimal 522,90 juta saham di harga IPO Rp 120… [content truncated]

*Tanggal Source Berita: Rabu, 01 Juli 2026 12:50:07 WIB*