Di antara jambatan IPO yang melantai di Bursa Efek Indonesia pada Juli 2026, satu nama hampir terlewat dari radar banyak investor retail: PT Bach Multi Global Tbk (BACH). Berbeda dengan sebelumnya, BACH berhasil mencatatkan sahamnya pada 8 Juli 2026. Dalam pertumbuhan labanya, laba yang direkapitulasi menunjukkan perkembangan fantastis, hampir dua kali lipat dibanding periode normal. Namun, ini bukan berarti BACH menjadi luar biasa di setiap aspek investasinya; kritik juga menghantam perusahaan tersebut.
Saat IPO, BACH berhasil menyabet nilai termurah dari jaringan emiten IPO yang serentak pada bulan Juli 2026. Selain itu, kontribusi PT Djarum terlihat jelas di belakangnya. Sebagai salah satu investor utama dan pemegang saham besar BACH, perannya dalam memantingkan valuasi tersebut sangat signifikan.
Namun, BACH juga menghadapi tantangan seperti likuiditas dan piutang yang masih menarik perhatian para analis. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), salah satu perusahaan dari keluarga Chandra Asri Group, telah meluncurkan rencana untuk ekspansi bisnisnya dengan akuisisi baru. Namun, BACH juga memiliki potensi besar dalam rangkaian IPO serentak yang berlangsung pada bulan Juli 2026, di antaranya mencakup JELI, PRDL, EMMI, JECSX, dan RANS.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** BACH
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Rabu, 01 Juli 2026 13:10:35 WIB*