Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan kinerja yang signifikan pada perdagangan Rabu (24/6/2026), turun sekitar 3,56% atau mencapai level 5.883,88 setelah berakhir merosot dari posisi awal tahun. Penurunan ini menunjukkan bahwa IHSG telah kehilangan lebih dari 31,81% dari tingkat tertingginya sejak awal tahun. Melansir statistik Bursa Efek Indonesia per penutupan perdagangan 30 Juni 2026, saham emiten afiliasi Prajogo Pangestu, PT Barito Pacific Tbk (BRPT), secara year to date (YtD) terkoreksi 60,70% dan menyumbang bobot koreksi IHSG sebesar 113,76 poin. Selain itu, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) juga turun 76,36% YtD dengan bobot koreksi IHSG sebesar 110,66 poin. Di sisi lain, jajaran emiten afiliasi Boy Thohir seperti PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) yang naik 24,86% YtD dan berkontribusi terhadap 9,97 poin pendorong IHSG. Saat ini, PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) menempati urutan pertama top leaders semester I/2026 dengan kontribusi penguatan harga sebesar 51,39 poin. Dengan demikian, IHSG melambatkan penurunan setelah kejatuhan yang semakin signifikan pada pertengahan bulan Juni.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** BRPT, TPIA
*Tanggal Source Berita: Rabu, 01 Juli 2026 11:40:43 WIB*