PT Harita Nickel (NCKL), salah satu emiten afiliasi Grup Bakrie yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) pada Selasa, 30 Juni 2026. Salah satu agenda penting dalam RUPS tersebut adalah pembagian dividen sebesar Rp 2,7 triliun dari laba bersih tahun ke-2019. Pembagian dividen ini merupakan kompensasi atas berbagai pencapaian positif Harita Nickel di tahun lalu dan juga sebagai upaya untuk memperkuat kinerja saham MTEL (Mineral and Metals Technology Ltd), anak perusahaan Harita Nickel yang tercatat di London Stock Exchange. Perolehan dividen tersebut telah mendorong harga saham MTEL naik sebesar 8,43% pada perdagangan Selasa sore.
Pada saat yang sama, GMFI (Perseroan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk) juga menggelar RUPS pada Rabu, 1 Juli 2026. Salah satu agenda penting dalam rapat tersebut adalah pembahasan kuasi reorganisasi untuk menata kembali struktur ekuitas perseroan dan memperbaiki struktur permodalan secara akuntansi.
Dalam hal aksi korporasi, beberapa emiten juga telah mengumumkan rencana mereka, termasuk RMK Energy yang sedang menyiapkan diri untuk melakukan split rasio satu banding lima. Kesepuluh dari tiga emiten ini adalah GMFI, CGAS, dan KIOS yang mendapat perhatian investor karena potensial berpotensi mengubah struktur permodalan.
Pada RUPS MTEL, perseroannya juga meminta persetujuan atas penjaminan aset sebagai bagian dari rencana permintaan fasilitas pendanaan. Ini menunjukkan upaya untuk meningkatkan kinerja dan stabilitas perusahaan serta melibatkan investor dalam proses ini.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** MTEL
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Selasa, 30 Juni 2026 21:00:00 WIB*