Prodia Diagnostic Line Siapkan IPO, Tantang Pertumbuhan Ekonomi

PT Prodia Diagnostic Line (PRDL) merencanakan penawaran umum perdana saham (IPO) pada tanggal 9 Juli 2026 untuk menghimpun dana sebesar Rp62,748 miliar. Perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan dan pengolahan alat kesehatan untuk diagnosis medis tersebut menawarkan sebanyak 522,9 juta saham baru kepada publik. IPO ini merupakan bagian dari upaya PRDL untuk meningkatkan kualitas tata kelola dan memperkuat bisnis di masa depan.

Dalam prospektus yang dipublikasikan hari itu, Selasa (30/6/2026), jumlah saham yang ditawarkan setara dengan 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah pelaksanaan IPO. Harga penawaran ditetapkan sebesar Rp120 per saham, dengan nilai nominal Rp50 per saham.

Selain menawarkan saham kepada publik, Prodia Diagnostic Line juga menggelar saham kepemilikan karyawan (ESA), dengan harga penawaran yang sama. Dalam prospektus tersebut, perseroan menyatakan bahwa seluruh saham yang ditawarkan merupakan saham baru yang memiliki hak yang sama dan sederajat dengan saham lainnya yang telah ditempatkan dan disetor penuh.

Penawaran umum perdana saham ini menggunakan skema penjaminan penuh, dijalankan oleh PT Sucor Sekuritas sebagai underwriter tunggal. IPO PRDL dinilai bisa memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi dan investasi di Indonesia.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** PRDL
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Selasa, 30 Juni 2026 09:01:08 WIB*