PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengumumkan rencana strategis untuk mewujudkan kapitalisasi pasar mencapai Rp30.000 triliun pada tahun 2030, melanjutkan misi dan visi kepengurusan BEI yang berlangsung dari tahun 2026 sampai dengan 2030. Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyatakan bahwa ini merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan daya saing Indonesia di panggung investasi global. Rencana tersebut disampaikan sejalan dengan visi dan misi BEI untuk periode 2026-2030 menjadi bursa kelas dunia.
Dalam konferensi pers Rapat Umum Tahunan (RUPST) BEI secara virtual, Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menjelaskan bahwa target ini dirancang untuk mendorong likuiditas, inklusi, dan kualitas perusahaan tercatat. BEI juga menargetkan nilai transaksi harian mencapai Rp31 triliun pada 2030 dan jumlah investor pasar modal melonjak menjadi 35 juta orang, dengan rasio kapitalisasi pasar terhadap PDB di atas 83 persen.
Target ini tidak hanya mencapai angka, tetapi juga meningkatkan kualitas ekosistem pasar secara menyeluruh. BEI menargetkan peningkatan kualitas perusahaan melalui peningkatan tata kelola, transparansi, dan kepatuhan terhadap peraturan. Selain itu, jumlah emitent diharapkan bertambah sejalan dengan reformasi regulasi yang mempermudah perusahaan tumbuh di pasar domestik.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** BEI, BursaEfekIndonesia
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Senin, 29 Juni 2026 19:06:18 WIB*