Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi bergerak terbatas atau sideways pada perdagangan Senin mendatang. Dalam analisis yang dilakukan oleh MNC Sekuritas, diperkirakan IHSG akan berada dalam rentang support 5.809 dan resistance di area 5.906. Pasar masih cenderung wait and see terhadap data tenaga kerja AS dan efisiensi anggaran pemerintah.
Investor masih mencermati pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, yang menjadi faktor penentu arah pergerakan indeks. Dari beberapa saham yang dipercaya oleh analis untuk perdagangan awal pekan adalah PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) dengan target harga di kisaran Rp 364-Rp 378, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) dengan rentang harga Rp 3.170-Rp 3.410, dan PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) di kisaran Rp 1.725-Rp 1.755.
Selain itu, beberapa saham dengan kaitan positif terhadap pergerakan dollar AS juga dinilai berpotensi mencatatkan kinerja yang lebih solid, antara lain PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG). Ini karena mayoritas pendapatan perusahaan berbasis dollar AS, sementara sebagian besar beban operasionalnya masih berada dalam rupiah.
Namun, risiko penurunan IHSG juga tidak bisa diabaikan. Penundaan IPO dari beberapa perusahaan teknologi AI seperti OpenAI dan SpaceX mungkin menjadi faktor risiko, terutama bagi sektor chip semikonduktor.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** BULL, JSMR, WIIM, INKP, INCO, ADRO, ITMG
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Senin, 29 Juni 2026 06:35:00 WIB*