Pada tanggal 7 Juli 2026, SpaceX secara resmi akan masuk ke dalam indeks Nasdaq-100. Ini adalah langkah besar yang mengarah pada gelombang pembelian saham oleh investor institusional dan produk investasi berbasis indeks, termasuk dana pelacak seperti Invesco QQQ dan QQQM. Permintaan investor terhadap saham SpaceX telah mencapai US$90 miliar sejak IPO awal tahun ini, yang meningkatkan valuasi total perusahaan menjadi lebih dari USD2 triliun. Kehadiran SpaceX di indeks Nasdaq-100 ini tidak hanya memberi dampak pada pasar teknologi, tetapi juga menunjukkan minat investor global dalam pengembangan teknologi luar angkasa milik Elon Musk. Langkah ini juga akan membuka jalan bagi dana pasif sekitar USD4,3 miliar untuk membeli saham SpaceX, yang akan mencerminkan perubahan indeks tersebut.
Menurut data dari Nasdaq, langkah masuknya SpaceX ke dalam indeks utama itu sendiri telah menunjukkan potensi pertumbuhan di masa mendatang. Analis Morningstar Michael Field menyatakan bahwa penyesuaian ini menandakan minat pasar yang tinggi, meskipun valuasi perusahaan masih dinilai cukup mahal dari segi kinerja keuangan. Sebagai contoh, SpaceX telah memposting kerugian bersih sebesar USD4,9 miliar selama periode tahun lalu. Namun, ini belum merubah asas Nasdaq yang menolak melonggarkan aturan kelayakan indeks untuk perusahaan baru, seperti S&P Global.
Dengan demikian, meski permintaan investor terhadap saham SpaceX telah meningkat, masih ada tantangan dan pertimbangan yang harus diperhatikan. Hal ini juga menunjukkan bahwa strategi bisnis SpaceX dalam membangun valuasi dan kinerja keuangan perusahaan tetap menjadi faktor penting bagi penilaian pasar.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** TICKET: SPCE
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Minggu, 28 Juni 2026 08:14:13 WIB*