Wall Street Melemah, Saham Teknologi Masih Beban

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah pada perdagangan hari ini, turun sekitar 1,62% ke level 6.002,20 setelah awalnya menguat hingga level 6.171,38 dalam sesi pertama. Volume perdagangan mencapai 12,23 miliar dengan nilai transaksi Rp 6,73 triliun dan total frekuensi sekitar 500.000. Kondisi Wall Street juga melemah dengan beberapa saham teknologi menunjukkan pergerakan yang tidak stabil. Sejumlah indeks di luar Amerika Serikat juga meredupkan, memperparah kekhawatiran investor terkait perkembangan sektor teknologi dan kecerdasan buatan (AI). Dalam konteks ini, saham Apple berfluktuasi setelah mengalami penurunan tajam dalam sesi sebelumnya, sementara saham SpaceX naik sedikit setelah aksi jual di awal pekan. Pasar juga menunjukkan sentimen negatif terhadap beberapa perusahaan farmasi, yang mencuri perhatian karena kenaikan harga emas dan penurunan indeks dolar AS.

Pergerakan ini merupakan hasil dari berbagai faktor, termasuk inflasi AS naik 4% pada Mei, volatilitas sektor kecerdasan buatan (AI), serta sentimen global yang memburuk. Dalam konteks internasional, indeks FTSE di London turun 21,87 poin menjadi 10.508,02, sementara Indeks CAC di Paris mengalami kontraksi sebesar 46,74 poin hingga 8.384,87. Sentimen pasar global terus menunjukkan sentimen negatif, yang mendorong banyak investor untuk berinvestasi lebih hati-hati dan memperlihatkan ketidaksetiaan pada saham-saham teknologi.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** AAPL

*Tanggal Source Berita: Sabtu, 27 Juni 2026 07:38:00 WIB*