Kompaknya Dividen dari SIMP dan BBHI, Lo Kheng Hong Panen Cuan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 1,62% menjadi 6.002 pada Jumat, 24 Juni 2026. Keduanya, PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) dan PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI), memutuskan untuk membagikan sebagian laba bersih tahun buku 2025 kepada para pemegang saham. Dengan nilai dividen SIMP mencapai Rp26 per saham, total dana yang disiapkan sebesar Rp403,03 miliar atau setara dengan 19,49 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Kepemilikan saham oleh Indofood Agri Resources Ltd sebagai pemilik mayoritas membuat sebagian besar dana dividen mengalir kepada pemegang saham pengendali dengan nilai sekitar Rp296,08 miliar. Investor yang dikenal luas sebagai penganut strategi investasi berbasis nilai (value investing) Lo Kheng Hong diperkirakan akan menerima dividen sekitar Rp20,71 miliar dari investasinya di SIMP. Selain itu, pemegang saham dengan kepemilikan di bawah lima persen memperoleh alokasi dividen sekitar Rp59,3 miliar. Dalam hal ini, dividen juga diterima oleh anggota direksi dan dewan komisaris sesuai jumlah saham yang mereka miliki. Sementara itu, sisa laba bersih dari kedua emiten tersebut tidak dibagikan, melainkan dicatat sebagai laba ditahan yang akan menjadi tambahan modal untuk mendukung ekspansi dan kebutuhan operasional perusahaan pada periode mendatang. Dari sektor perbankan digital, dividen BBHI mencapai Rp286,97 miliar atau setara 50 persen dari laba bersih tahun buku 2025, ini adalah dividen kedua sepanjang sejarah Allo Bank sejak beroperasi sebagai bank digital. Pada 2025, perbankan digital tersebut mencatatkan laba bersih sebesar Rp574,26 miliar, meningkat sekitar 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** SIMP, BBHI, IPCM, SIMP
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Jumat, 26 Juni 2026 08:30:00 WIB*