Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah sebesar 1,62% menjadi level 6.002,20 setelah awalnya menguat. Penurunan tersebut disebabkan oleh tekanan pada saham-saham energi dan IPO RANS Incar dana Rp429 miliar. Sejalan dengan laporan tersebut, OpenAI dari AS tampaknya mempertimbangkan untuk menunda pelaksanaan IPO mereka setelah insiden yang melibatkan SpaceX.
Pasca IPO terbuka pada 12 Juni 2026, permintaan obligasi dari SpaceX mencapai US$90 miliar. Fenomena ini menunjukkan dukungan kuat dari pasar keuangan dan investor terhadap pengembangan teknologi luar angkasa milik Elon Musk. Permintaan yang hampir setara dengan valuasi total perusahaan, menjadikan SpaceX menjadi emitter unggulan di pasar saham.
Tak hanya itu, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), sektor industri aspal, juga terus menunjukkan pertumbuhan laba melalui ekspansi. Namun, perusahaan ini jauh di belakang SpaceX dalam hal nilai pasar. IPO SpaceX yang membesar menjadi tren global telah menciptakan ribuan jutawan baru dan meningkatkan kepemilikan pribadi Elon Musk di sektor teknologi luar angkasa.
Insiden tersebut juga mempengaruhi penilaian OpenAI, perusahaan AI berbasis AS. Namun, mereka tampaknya mempertimbangkan untuk menunda pelaksanaan IPO mereka setelah insiden SpaceX. Hal ini menunjukkan bahwa kejutan dalam industri teknologi dapat memiliki dampak yang signifikan pada valuasi dan permintaan obligasi dari perusahaan.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** SPXCX, RANS
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Jumat, 26 Juni 2026 04:24:27 WIB*