SpaceX: Permintaan Obligasi US$90 Miliar Mengejutkan Pasar

Pasca IPO terbuka SpaceX pada 12 Juni 2026, harga sahamnya melonjak sebesar 19%, membawa valuasi perusahaan milik Elon Musk menembus US$2 triliun. Permintaan obligasi SpaceX mencapai hingga US$90 miliar, mengejutkan pasar keuangan dan menjadikannya IPO terbesar dalam sejarah pasar modal global.

Pasca IPO, SpaceX berhasil meraup dana senilai US$75 miliar. Permintaan investor untuk saham mencapai 21 kali lipat dari total yang tersedia, atau lebih dari US$150 miliar. Dengan valuasi awal sekitar US$1,75 triliun berdasarkan harga IPO seharga US$135 per saham, porsi investor ritel mendapat alokasi 30% dari total saham yang dipasarkan.

Namun demikian, dengan oversubscription mencapai 10 hingga 20 kali lipat, banyak investor yang mengajukan pembelian hanya mendapatkan alokasi sangat kecil. Analis memperkirakan bahwa permintaan untuk porsi ritel mencapai 10 hingga 20 saham per setiap 1 saham yang tersedia bagi mereka.

Selain itu, valuasi yang tinggi juga perlu dicermati, dengan SpaceX diperdagangkan pada harga sekitar 94 kali pendapatan (price-to-sales ratio 94x) berdasarkan pendapatan US$18 miliar pada tahun 2025. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun IPO telah mencatatkan sahamnya di Nasdaq, nilai perusahaan masih mengejutkan pasar dan investor.

**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** SPCE
* **Sentimen Negatif:** –

*Tanggal Source Berita: Rabu, 24 Juni 2026 17:50:14 WIB*