IHSG Merosot 3 , Hampir 600 Saham Emiten BEI Berguguran

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
MerahPutih.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot tajam hingga 3,07% atau sekitar 186 poin ke level 5.915,27 pada perdagangan Rabu (24/6). Pelemahan ini terjadi meski indeks sempat dibuka menguat setelah MSCI memastikan Indonesia tetap bertahan dalam kategori emerging market.

Pengamat Pasar Modal, Reydi Octa, menilai pelemahan IHSG dipicu ekspektasi sikap hawkish bank sentral global terkait kebijakan suku bunga.

IHSG Hari Ini Memerah Pasrah, Investor Mendadak Kalem Tunggu MSCI Review

“Investor masih mencermati arah suku bunga global yang cenderung hawkish, pergerakan dolar AS, serta dinamika geopolitik yang mendorong sikap risk-off,” kata Reydi, dalam keterangan kepada media, Rabu (26/5).

Reydi menambahkan, dari sisi domestik investor masih menunggu katalis kuat untuk mengembalikan kepercayaan setelah periode foreign outflow yang cukup panjang.

Diakui Reydi, status terbaru Indonesia yang tetap berada di Emerging Market berdasarkan klasifikasi MSCI memang mengurangi risiko outflow.

IHSG Sengaja Melemah Demi Cari Perhatian, Investor Ramai-ramai Tahan Napas Tunggu Hasil RDG BI

Namun, dia menegaskan status itu belum cukup untuk langsung membalikkan foreign outflow menjadi foreign inflow (dana asing masuk) dalam jumlah besar.

Investor masih menunggu perbaikan likuiditas, kepastian kebijakan, stabilitas rupiah, dan peningkatan kualitas pasar,

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 6.171 sebelum jatuh ke titik terendah 5.899. Data Refinitiv dilansir Antara, menunjukkan sebanyak 590 saham terkoreksi, 99 saham menguat, dan 121 stagnan.

Rupiah Tembus Rp 18.176 dan IHSG Ambles 4%, Komisi XI DPR Ingatkan Efek Domino

Seluruh sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak di zona merah. Pelemahan terdalam dialami sektor barang baku, energi, dan kesehatan. Tekanan jual juga menghantam saham berkapitalisasi besar serta emiten konglomerasi. (*)

*Tanggal Source Berita: Rabu, 24 Juni 2026 16:41:00 WIB*