Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.
Isi berita asli:
PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) membagikan dividen Rp498 miliar dari laba bersih 2025. Produktivitas kebun sawit menjadi salah satu penopang kinerja Perseroan.
Jakarta, HAISAWIT.CO.ID – Pemegang saham PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp498 miliar atau setara Rp47 per lembar saham dari laba bersih Tahun Buku 2025. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026.
Selain menyetujui pembagian dividen, RUPST juga mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun Buku 2025 yang telah diaudit.
Sepanjang 2025, DSNG memperkuat kinerja bisnis pada sektor kelapa sawit, produk kayu, dan energi terbarukan dengan mengedepankan praktik keberlanjutan. Segmen kelapa sawit menjadi salah satu bisnis utama yang menopang aktivitas Perseroan.
Direktur Utama DSNG, Andrianto Oetomo, mengatakan Perseroan tetap mengedepankan pengelolaan usaha secara prudent dengan fokus pada peningkatan produktivitas, efisiensi operasional, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG).
“Sepanjang tahun 2025, Perseroan menghadapi berbagai tantangan yang dipengaruhi oleh kondisi geopolitik global, inflasi yang belum sepenuhnya mereda di sejumlah negara maju, serta ketidakpastian akibat perang dagang yang masih berlangsung. Di tengah situasi tersebut, Perseroan tetap menjaga ketahanan bisnis dan fokus menciptakan pertumbuhan berkelanjutan bagi para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Andrianto dalam keterangan resmi melalui laman DSNG.
Atas pencapaian tersebut, DSNG kembali memperoleh pengakuan internasional dengan masuk dalam daftar Forbes Asia’s Best Under A Billion dan Fortune Southeast Asia 500.
Ke depan, Perseroan akan memfokuskan langkah bisnis pada penguatan operasional, pengembangan budaya continuous improvement, serta pengelolaan risiko agar lebih adaptif terhadap perkembangan ekonomi global maupun domestik.
Hingga akhir Desember 2025, DSNG mengelola perkebunan kelapa sawit dengan luas lahan tertanam mencapai 111,9 ribu hektare. Perseroan juga mengoperasikan pabrik kelapa sawit dengan kapasitas olah 675 ton tandan buah segar (TBS) per jam.
Selain itu, DSNG memiliki dua pabrik pengolahan kayu di Jawa Tengah. Pada segmen energi terbarukan, Perseroan mengekspor cangkang kelapa sawit dan wood pellet sebagai bahan baku biomassa untuk pembangkit listrik di Jepang.***
Pendaftaran Program Beasiswa SDM Sawit 2026 segera berakhir. BPDP menyediakan kuota … [content truncated]
*Tanggal Source Berita: Rabu, 24 Juni 2026 14:24:01 WIB*