Saham LAJU Masih Catat Performa Bulanan Positif, Rencana Aksi Korporasi Terbaru Ini Layak Dicermati!

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Request timed out.

Isi berita asli:
SINAR HARAPAN- Harga saham PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU) alias JBL melemah 2,9 persen dan diperdagangkan pada level Rp67 per saham pada perdagangan sesi pertama pagi ini, Rabu (24/6/2026), pukul 10.08 WIB.

Pada waktu yang sama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga tengah terkoreksi 0,73 persen ke level 6.056,55, yang mana 309 saham melemah, 311 saham menguat dan sisanya 339 saham masih stagnan.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), dalam 68 menit pertama perdagangan hari ini, sebanyal 30,33 juta helai saham LAJU telah diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp2,06 miliar.

Baca Juga: MSCI 2026 Market Classification Review 24 Juni 2026: Status Emerging Market Belum Permanen, Review Indeks November 2026 Jadi Penentu!

Meski saat ini saham LAJU tengah berada dalam tekanan seiring pergerakan indeks utama, dalam sebulan terakhir saham LAJU masih mampu mencatatkan kinerja positif sebesar 11,67 persen.

Sementara itu, dari sisi aksi korporasi terbaru, emiten jasa logistik terintegrasi tersebut tengah bersiap meminta restu dari para pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Juni 2026 mendatang.

Salah satu agenda dalam rapat tersebut cukup krusial, yakni meminta persetujuan agar perseroan dapat menggunakan aset perusahaan untuk kebutuhan pembiayaan.

Baca Juga: Harga Emas Antam (ANTM) Logam Mulia Rabu Merosot, Emas Dunia (XAUUSD) Melorot!

Dalam keterbukaan informasi yang dikutip Rabu (24/6/2026), manajemen menjelaskan bahwa perseroan ingin memperoleh kewenangan untuk mengalihkan, melepaskan hak, atau menjadikan aset sebagai jaminan utang dalam rangka memperoleh fasilitas keuangan.

Nilai aset yang bisa digunakan pun tidak kecil, yakni lebih dari 50 persen dari total kekayaan perusahaan.

“Mata acara dari Rapat adalah membahas kewenangan direksi Perseroan untuk mengalihkan, melepaskan hak atau menjadikan jaminan utang atas kekayaan LAJU yang nilainya lebih dari 50 persen dari jumlah kekayaan dalam satu transaksi atau beberapa transaksi yang berdiri sendiri ataupun yang berkaitan satu sama lain, untuk jangka waktu satu tahun buku,” papar manajemen dalam rilis pada Rabu (17/6/2026).

Baca Juga: Saham RANS Bakal Melantai di Bursa Bulan Depan, Cek Rencana Alokasi Dana IPO Hingga Kinerja Keuangannya!

Secara sederhana, LAJU sedang meminta izin kepada pemegang saham agar perusahaan bisa menjual, mengalihkan, atau menjaminkan aset untuk mendukung pembiayaan, refinancing, maupun pe… [content truncated]

*Tanggal Source Berita: Rabu, 24 Juni 2026 10:22:27 WIB*