Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah pada sesi perdagangan hari ini. Indeks tersebut melemah sebesar 1,62% ke level 6.002,20 setelah awalnya menguat ke level 6.171,38 dalam sesi pertama. Volume perdagangan mencapai 12,23 miliar dengan nilai transaksi Rp 6,73 triliun dan total frekuensi saham yang diperdagangkan sebanyak 1.045.975 kali.
Sementara itu, papan LQ45 juga mengalami penurunan sebesar 1,45% ke level 589.763. Beberapa saham perbankan tercatat kompak melemah, seperti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang menurun 2,43% menjadi harga Rp 4.020 per saham. Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) bergerak melemah sebesar 2,04% ke harga Rp 3.360 per saham.
Indeks tersebut juga mengalami penurunan di beberapa aset lainnya, terutama pada saham bank. Selain itu, pasar MSCI mempertahankan status Indonesia sebagai pasar modal Emerging Markets dalam regional Asia-Pasifik (APAC), meski masih mendapat perhatian kritik dari investor institutional global yang mengkritik struktur kepemilikan saham dan praktik perdagangan terkoordinasi. Dalam pengumumannya, MSCI menekankan pentingnya peningkatan keterbukaan informasi dan penerapan kerangka High Shareholding Concentration (HSC) untuk memastikan portofolio yang akurat dan transparan.
Dengan demikian, sejumlah saham bank kompak melemah pada hari ini, menunjukkan bahwa perhatian negatif terhadap aspek-aspek pasar modal masih menjadi faktor utama dalam dinamika IHSG.
**Sentimen Saham:**
* **Sentimen Positif:** –
* **Sentimen Negatif:** –
*Tanggal Source Berita: Rabu, 24 Juni 2026 12:33:32 WIB*