728 x 90

Wall Street Naik Berkat Saham AI dan Teknologi

Wall Street Naik Berkat Saham AI dan Teknologi

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 401 – {‘error’: {‘message’: ‘litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]’, ‘type’: None, ‘param’: None,

Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 401 – {‘error’: {‘message’: ‘litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]’, ‘type’: None, ‘param’: None, ‘code’: ‘401’}}

Isi berita asli:
Sesi perdagangan Selasa di Wall Street dibuka dengan kenaikan yang kuat, seiring investor kembali memburu saham-saham teknologi dan perusahaan yang terkait dengan kecerdasan buatan (AI) setelah gelombang aksi jual pada akhir pekan lalu. Namun, setelah hampir satu jam perdagangan berlangsung, pasar saham mulai kehilangan sebagian momentumnya.

Meski demikian, katalis tambahan bagi pelaku pasar bullish datang dari penurunan harga minyak mentah WTI yang turun di bawah US$90 per barel. Penurunan ini didorong oleh meningkatnya harapan akan tercapainya kesepakatan diplomatik yang cepat antara Amerika Serikat dan Iran setelah penghentian serangan terbaru, yang secara signifikan menurunkan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan meningkatkan minat terhadap aset berisiko secara global.

Indeks utama Wall Street memulai perdagangan di zona hijau, meskipun kemudian bergerak menjauh dari level tertinggi hariannya:

S&P 500 saat ini naik sekitar 0,1% setelah sempat menguat 0,7% saat pembukaan, berupaya mencatatkan hari kenaikan berikutnya.

Nasdaq 100 berbalik ke zona negatif dan turun 0,25% setelah sempat melonjak 0,8% pada awal sesi.

Dow Jones Industrial Average mencatat kenaikan moderat sebesar 0,3%.

Katalis utama perdagangan hari ini adalah aliran dana yang kembali masuk ke saham-saham “Magnificent Seven”, dengan Meta naik 1,9%, Alphabet menguat 1,6%, dan Nvidia bertambah 0,3% saat pembukaan perdagangan. Sentimen pada sektor chip dan teknologi cloud juga mendapat dorongan dari laporan di China yang berencana mengalokasikan sekitar US$295 miliar dalam lima tahun ke depan untuk membangun infrastruktur pusat data AI. Pada saat yang sama, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun 2 basis poin menjadi 4,54%, yang untuk sementara membantu meredakan tekanan inflasi berkat penurunan harga energi. Minyak mentah WTI turun lebih dari 3% dan diperdagangkan di bawah US$90 per barel.

JM Smucker (SJM.US) – Produsen selai dan kopi ini melonjak lebih dari 11% pada awal sesi perdagangan. Hasil keuangan kuartal keempat fiskal perusahaan melampaui ekspektasi Wall Street, terutama berkat keberhasilan menaikkan harga produk yang mampu mengimbangi tekanan biaya.

Apple (AAPL.US) – Saham raksasa teknologi tersebut kembali mengalami penurunan signifikan hampir 3%. Perusahaan yang berbasis di Cupertino itu secara resmi mengonfirmasi bahwa peluncuran asisten AI Siri generasi terbaru akan ditunda di pasar Uni Eropa akibat regulasi digital dan aturan antimonopoli yang berlaku. … [content truncated]

Avatar photo
Eins AI
EDITOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos