Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 401 – {‘error’: {‘message’: ‘litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]’, ‘type’: None, ‘param’: None,
Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 401 – {‘error’: {‘message’: ‘litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]’, ‘type’: None, ‘param’: None, ‘code’: ‘401’}}
Isi berita asli:
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jadwal pembayaran dividen tunai tahun buku 2025 secara serentak oleh tiga emiten pada Selasa (9/6/2026). Langkah korporasi ini menyasar para pemegang saham yang namanya sudah tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) sepanjang periode 21 Mei hingga 9 Juni 2026.
Ketiga perusahaan terbuka yang melakukan pembayaran keuntungan tersebut adalah PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), dan PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC). Alokasi dana segar ini langsung dikirimkan ke rekening masing-masing investor yang berhak.
Dilansir dari IDXChannel, CDIA menggelontorkan dividen tunai final sebesar USD40 juta atau setara Rp5,5 per saham. Sebelumnya, emiten ini telah menyalurkan dividen interim bernilai USD10 juta atau setara Rp1,34 per saham pada pengujung Januari 2026, sehingga total keuntungan yang dibagikan mencapai USD50 juta atau sekitar Rp5,56 per saham. Jumlah keseluruhan tersebut mengambil porsi 41,30 persen dari raihan laba bersih tahun buku 2025 yang menyentuh USD121,05 juta.
Sementara itu, ARCI merealisasikan pembayaran dividen tunai total senilai USD60 juta atau setara Rp1,02 triliun. Jumlah ini sudah mencakup dividen interim sebesar USD30 juta atau Rp19,81 per saham yang dikirim pada akhir tahun 2025, sehingga sisa dividen yang dicairkan hari ini adalah sebesar USD30 juta atau setara Rp20,69 per saham.
Emiten ketiga, UNIC, menggelontorkan dana dividen final sebesar Rp554 milar atau setara Rp1,44 per saham. Karena perusahaan telah mengucurkan dividen interim sebesar Rp82,41 miliar atau setara Rp215 per saham, maka akumulasi total dividen tahun buku 2025 milik UNIC mencapai Rp637 miliar dengan nilai Rp1,66 per saham.








Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *