Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 401 – {‘error’: {‘message’: ‘litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]’, ‘type’: None, ‘param’: None,
Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 401 – {‘error’: {‘message’: ‘litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]’, ‘type’: None, ‘param’: None, ‘code’: ‘401’}}
Isi berita asli:
JAKARTA – PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) merencanakan pembayaran dividen sebesar Rp1,06 triliun atau Rp47 per lembar untuk tahun buku 2025, setelah mendapat persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa (9/6).
Angka ini cenderung stagnan dari Rp1,09 triliun yang dianggarkan Perseroan untuk tahun buku 2024, meski laba bersih TBIG pada tahun 2025 tumbuh tipis 4,8% secara tahunan menjadi Rp1,43 triliun.
Rasio pembayaran dividen, atau dividend payout ratio, juga tercatat di level 74,3%, turun dari 80% pada tahun buku 2024.
Sebagai perbandingan, data IDNFinancials menunjukkan bahwa TBIG membagikan total dividen Rp48,73 per lembar pada tahun buku 2024, dibagikan dalam dua tahap: interim Rp25 per lembar dan final Rp23,73 per lembar.
Menyusul pengumuman ini, harga saham TBIG tercatat merangkak 1,02% ke level Rp1.485 per lembar pada akhir perdagangan sesi I hari ini, Selasa (9/6).
Berdasarkan data IDNFinancials, per April 2026, Bersama Digital Infrastructure Asia Pte Ltd (BDIA) – yang merupakan portofolio investasi PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) di bidang infrastruktur teknologi dan digital – menguasai 81,3% saham TBIG.
Dengan demikian, BDIA akan meraup bagian dividen hingga Rp861,67 miliar, sedangkan PT Wahana Anugerah Sejahtera – yang memiliki 9,37% saham TBIG – akan mendapat dividen hingga Rp99,32 miliar.
Berdasarkan data KSEI olahan IDNFinancials, Bangkok Bank juga tercatat memiliki porsi kepemilikan 2,13% saham TBIG per Mei 2026.
Sementara itu, per April 2026, TBIG memiliki saham free float sebesar 7,78%, masih belum memenuhi ketentuan free float minimal 15% yang ditetapkan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dengan harga di level Rp1.485 per lembar pada akhir sesi I hari ini, maka indikasi yield dividen TBIG mencapai 3,16%. (ZH)












Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *