Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 401 – {‘error’: {‘message’: ‘litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]’, ‘type’: None, ‘param’: None,
Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 401 – {‘error’: {‘message’: ‘litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]’, ‘type’: None, ‘param’: None, ‘code’: ‘401’}}
Isi berita asli:
Untuk Masuk dan Daftar akan kami arahkan ke laman Subscribe Investor Daily
JAKARTA, investor.id – Saham emiten milik konglomerat, bank, dan BUMN tiba-tiba terbang sekaligus mendorong lonjakan indeks harga saham gabungan (IHSG) hingga 404,5 poin (7,57%) ke level 5.746,6 pada penutupan perdagangan Selasa (9/6/2026).
Di saham konglo, banyak saham emiten Prajogo Pangestu naik gila-gilaan. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham Chandra Asri Pacific (TPIA) melesat 21,8% ke level Rp 1.955. Saham Chandra Daya Investasi (CDIA) juga melejit 17,8% ke Rp 695.
Kemudian, saham Barito Renewables Energy (BREN) melonjak 13,9% ke posisi Rp 4.090. Saham Barito Pacific (BRPT) naik tajam 19,8% ke Rp 1.660.
Selanjutnya, saham Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) meroket 21,09% ke level Rp 775 dan Petrosea (PTRO) terdongkrak 21,9% ke Rp 4.220.
Selain itu, saham konglo lainnya seperti Bumi Resources (BUMI) milik keluarga Bakrie dan Salim terkerek 12,3% ke Rp 146. Saham Amman Mineral Internasional (AMMN), emiten keluarga Panigoro dan Salim, menguat drastis 8,2% ke Rp 3.410.
Tak ketinggalan, saham Dian Swastatika Sentosa (DSSA) milik Grup Sinar Mas melambung tinggi 13,4% ke posisi Rp 675.
Di sektor perbankan, saham Bank Central Asia (BBCA) melesat 6,19% ke level Rp 5.150. Saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) melonjak 7,7% ke Rp 2.790. Saham Bank Mandiri (BMRI) melejit 10,2% ke Rp 4.090.
Begitu juga dengan saham BUMN, antara lain Telkom Indonesia (TLKM) dan Antam (ANTM). Saham TLKM naik tajam 11,49% ke Rp 2.620 dan ANTM loncat tinggi 13,8% ke Rp 2.880.
BRI Danareksa Sekuritas mengungkapkan bahwa lonjakan IHSG hari ini didorong oleh 3 katalis utama.
Pertama, kenaikan suku bunga BI. BI kembali menaikkan suku bunga 25 bps ke 5,5% untuk memperkuat stabilisasi rupiah. Langkah ini menegaskan prioritas kebijakan kembali ke penguatan nilai tukar dan jangkar inflasi, sekaligus meningkatkan daya tarik aliran dana portofolio ke Indonesia.
Kedua, wacana pembelian kembali (buyback) saham Himbara. Muncul pembahasan antara DPR, Danantara, Himbara, BPJS, dan asuransi BUMN soal buyback saham bank-bank Himbara.
BRI Danareksa Sekuritas menilai, hal itu merupakan sinyal positif untuk pasar, menunjukkan upaya stabilisasi pasar domestik yang terkoordinasi setelah tekanan jual hebat oleh investor asing.
Ketiga, klarifikasi soal ekspor. Pemerintah memastikan tidak ada mekanisme gross split dalam skema ekspor. Kekhawatiran pasar bahwa eksportir wajib menyerahkan sebagian hasil ekspor ke pera… [content truncated]












Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *