Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 402 – {‘error’: {‘message’: “litellm.BadRequestError: OpenAIException – We’re unable to verify your membership benefits at this time. Please ensure your membership is active.No fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.BadRequestError: OpenAIException – We’re unable to verify
Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 402 – {‘error’: {‘message’: “litellm.BadRequestError: OpenAIException – We’re unable to verify your membership benefits at this time. Please ensure your membership is active.No fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.BadRequestError: OpenAIException – We’re unable to verify your membership benefits at this time. Please ensure your membership is active.No fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]”, ‘type’: ‘invalid_request_error’, ‘param’: None, ‘code’: ‘402’}}
Isi berita asli:
Logo perusahaan teknologi Amerika, OpenAI. (Foto: AFP/VNA)
OpenAI secara resmi telah mengajukan kebijakan privasinya sebagai persiapan untuk penawaran umum perdana (IPO) di Amerika Serikat. Langkah ini diharapkan akan membuka jalan bagi salah satu pencatatan saham terbesar dalam sejarah industri teknologi global.
Langkah OpenAI ini terjadi tak lama setelah pesaingnya, Anthropic, mengumumkan rencana IPO-nya, dan pemain besar lainnya, SpaceX, juga dijadwalkan untuk melakukan pencatatan saham pada 12 Juni. Rangkaian peristiwa ini diharapkan dapat menghasilkan arus masuk modal yang besar dan berfungsi sebagai ukuran akurat kepercayaan investor terhadap gelombang kecerdasan buatan (AI).
Karena pengajuan dilakukan secara rahasia, OpenAI belum mengungkapkan jumlah saham yang rencananya akan diterbitkan atau harga penawarannya.
Menurut Reuters, OpenAI menargetkan valuasi hingga $1 triliun, dan kesepakatan tersebut dapat terjadi paling cepat pada bulan September tahun ini. Jika valuasi ini tercapai, OpenAI akan menjadi salah satu dari hanya tiga perusahaan dengan valuasi $1 triliun atau lebih yang melakukan penawaran umum perdana (IPO) dalam waktu singkat.
Pada Maret 2026, OpenAI melaporkan pendapatan bulanan sekitar $2 miliar, tingkat pertumbuhan sekitar empat kali lebih cepat daripada perusahaan-perusahaan yang membentuk era internet dan mobile, seperti Alphabet atau Meta, pada tahap pengembangan yang serupa. Ini merupakan peningkatan signifikan dari pendapatan triwulanan sekitar $1 miliar pada akhir tahun 2024. Namun, OpenAI memberi tahu investor dalam putaran pendanaan terbarunya bahwa mereka tidak mengharapkan untuk meraih keuntungan sebelum tahun 2030.
Meskipun menjadi pelopor dalam mendorong gelombang kecerdasan buatan generatif, OpenAI kini menghadapi persaingan yang semakin ketat dari berbagai pesaing. Di antara mereka, Anthropic telah muncul sebagai salah satu tantangan terbesar. Permintaan akan asisten AI Claude milik perusahaan tersebut di kalangan programmer meningkat pesat, sementara beberapa bisnis telah menerapkan model AI Mythos yang canggih untuk mendeteksi kerentanan dalam kode perangkat lunak.
Para ahli perbankan percaya bahwa IPO skala besar OpenAI dan Anthropic dapat memberikan dorongan baru bagi pasar IPO AS, tetapi juga berisiko menguras modal dari IPO yang lebih kecil.
Sumber: https://vtv.vn/openai-nop-ho-so-ipo-tham-vong-cham-moc-1000-ty-usd-100260609155410215.htm
DEPARTEMEN INFORMASI DASAR DAN INFORMASI LUAR NEGERI
KEMENTERIAN B… [content truncated]














Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *