Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 401 – {‘error’: {‘message’: ‘litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]’, ‘type’: None, ‘param’: None,
Gagal menulis ulang berita menggunakan AI: Error code: 401 – {‘error’: {‘message’: ‘litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]. Received Model Group=kimi-k2.6\nAvailable Model Group Fallbacks=None\nError doing the fallback: litellm.AuthenticationError: AuthenticationError: OpenAIException – Not Enough CreditsNo fallback model group found for original model_group=kimi-k2.6. Fallbacks=[]’, ‘type’: None, ‘param’: None, ‘code’: ‘401’}}
Isi berita asli:
CEO OpenAI, Sam Altman, tiba di Pengadilan Federal AS di Oakland, California, pada 30 April 2026. (Foto: AP)
OpenAI mengajukan IPO, atau penawaran umum perdana, secara rahasia, sebagai persiapan untuk potensi pencatatan saham yang dapat menghasilkan keuntungan signifikan bagi investor awal.
Langkah ini terjadi tak lama setelah pesaing utama OpenAI, Anthropic, mengumumkan rencananya untuk melakukan penawaran umum perdana (IPO), sementara SpaceX juga diperkirakan akan diluncurkan pada 12 Juni. Ketiga kesepakatan ini diperkirakan akan mencapai nilai gabungan ratusan miliar dolar, dan akan menjadi ujian besar bagi minat pasar terhadap perusahaan kecerdasan buatan (AI).
OpenAI menyatakan bahwa mereka belum memutuskan waktu pelaksanaan IPO-nya. Karena pengajuan dilakukan secara rahasia, saat ini belum jelas berapa banyak saham yang direncanakan perusahaan untuk dijual dan berapa harganya. Perusahaan mengatakan bahwa pengajuan permohonan tersebut memungkinkan OpenAI untuk memilih untuk go public lebih cepat jika hal itu dianggap tepat.
Jika OpenAI melakukan penawaran saham perdana (IPO), Wall Street akan mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang kesehatan keuangannya, mengingat perusahaan tersebut menghabiskan miliaran dolar untuk infrastruktur AI dan daya komputasi. OpenAI terakhir kali dinilai sebesar $852 miliar setelah mengumpulkan dana sebesar $122 miliar pada bulan Maret, tetapi perusahaan tersebut berada di bawah tekanan untuk menunjukkan kemampuannya menghasilkan arus kas yang sesuai dengan valuasi ini.
Selama setahun terakhir, OpenAI telah memperluas opsi monetisasi untuk ChatGPT, chatbot populer dan produk andalannya, dengan meluncurkan paket berlangganan yang lebih murah seharga $8 dan mengintegrasikan iklan ke dalam platform. Menurut The Information, perusahaan mengharapkan paket berlangganan baru ini akan meningkatkan jumlah pelanggan menjadi 122 juta tahun ini, sementara iklan dapat menjadi sumber pendapatan terbesarnya pada tahun 2030.
OpenAI juga berupaya menunjukkan bahwa mereka tidak sepenuhnya bergantung pada ChatGPT. Perusahaan tersebut meluncurkan peramban web, mengumumkan rencana untuk mengembangkan perangkat keras konsumen, memperkenalkan agen AI yang mampu memprogram dan mengelola aplikasi di komputer, serta mengembangkan alat AI untuk pemerintah, perawatan kesehatan , dan keuangan.
Namun, jalan OpenAI menuju IPO masih menghadapi banyak tantangan. Perusahaan ini menghadapi persaingan yang semakin ketat dari Anthropic dan Google,… [content truncated]










Leave a Comment
Your email address will not be published. Required fields are marked with *